Ku dengar, sebutan namamu
Ku tahu dari buku
Tertulis pengabdianmu
Ku tahu dari buku
Tertulis pengabdianmu
Pahlawan emansipasi
Raden Ajeng Kartini
Kau wanita suci bersanggul
Bagai sekuntum bunga melati
Derajat kaum puteri
Demi cita-cita tinggi
Kau puteri
Darah mengalir di tubuhmu
Keringat menggujur di keningmu
Jeritan dari mulutmu
Penuh dengan deraian air mata
Oh ... pahlawanku
Habis gelap terbitlah terang
Begitu menusuk jantungku
Menghujam dalam hatiku
Kuteruskan pengabdianmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar