BAB I
A.
Pengertian
Tumbuhan Monokotil dan Dikotil
1. Pengertian
Monokotil
Tumbuhan
monokotil disebut juga tumbuhan berkeping biji tunggal. Tumbuhan monokotil
adalah salah satu dari dua kelompok besar tumbuhan berbunga yang bijinya tidak
membelah karena hanya memiliki satu daun lembaga. Kelompok ini diakui sebagai
takson dalam berbagai sistem klasifikasi tumbuhan dan mendapat berbagai nama,
seperti Monocotyledoneae, Liliopsida, dan Liliidae.
Kelompok
tumbuhan ini mencakup berbagai tumbuhan paling berguna dalam kehidupan manusia.
Sebagai sumber pangan, sumber energi nabati, sumber bahan baku industri,
perumahan, dekorasi, pakaian, media penulisan, zat pewarna, dan sebagainya
2. Pengertian
Tumbuhan Dikotil
Tumbuhan
berbiji belah atau tumbuhan berkeping biji dua adalah segolongan tumbuhan
berbunga yang memiliki ciri khas yang sama dengan memiliki sepasang daun
lembaga (kotiledon : daun yang terbentuk pada embrio) berbentuk sejak dalam
tahap biji sehingga biji sebagian besar anggotanya bersifat mudah terbelah dua
dan sistem Crouquist mengakui kelompok ini sebagai takson dan menamakannya
kelas Magnoliopsida. Nama ini dibentuk dengan menggantikan akhiran -aceae dalam
nama Magnoliopsida dengan akhiran -opsida . Kelas Magnoliopsida dipakai sebagai
nama takson bagi semua tumbuhan berbunga bukan monokotil. Magnoliopsida adalah
nama yang dipakai untuk menggantikan nama yang dipakai sistem klasifikasi yang
lebih lama, kelas Dicotyledoneae (kelas “tumbuhan berdaun lembaga dua” atau
“tumbuhan dikotil”).
B.
Perbedaan
Struktur Tumbuhan Monokotil dan Dikotil
Perbedaan struktur monokotil dan dikotil dapat
dilihat berdasarkan bentuk akar, bentuk sumsum atau pola tulang daun,
kaliptogen, kotiledon, kandungan akar dan batang, jumlah kelopak bunga,
pelindung akar dan batang lembaga dan pertumbuhan akar dan batang. Untuk lebih jelas perhatikan
tabel dibawah ini.
Berikut ini adalah gambar struktur tumbuhan
monokotil dan dikotil:
C.
Contoh
Tumbuhan Monokotil dan Dikotil
Contoh tumbuhan monokotil dan dikotil diantaranya :
a. Contoh
tumbuhan monokotil : Kelapa, Jagung, dan lain sebagainya.
b. Contoh
tumbuhan dikotil : Kacang tanah, Mangga, Rambutan, Belimbing, dan lain-lain.
BAB
II
KESIMPULAN
Berdasarkan
rumusan masalah dan tujuan pembuatan makalah, dapat disimpulkan bahwa :
1. Pengertian
tumbuhan monokotil adalah tumbuhan berbunga yang bijinya tidak membelah karena hanya
memiliki satu daun lembaga. Dan pengertian tumbuhan dikotil
adalah tumbuhan
berbunga yang memiliki ciri khas yang sama dengan memiliki sepasang daun
lembaga (kotiledon : daun yang terbentuk pada embrio) berbentuk sejak dalam
tahap biji sehingga biji sebagian besar anggotanya bersifat mudah terbelah dua.
2.
Perbedaan ciri pada tumbuhan monokotil dan
dikotil berdasarkan ciri fisik pembeda yang dimiliki :
a)
Bentuk akar
a.
Monokotil : Memiliki sistem akar serabut
b.
Dikotil : Memiliki sistem akar tunggang
b)
Bentuk sumsum atau pola tulang daun
a.
Monokotil : Melengkung atau sejajar
b.
Dikotil : Menyirip atau menjari
c)
Kaliptrogen / tudung akar
a.
Monokotil : Ada tudung akar / kaliptra
b.
Dikotil : Tidak terdapat ada tudung akar
d)
Jumlah keping biji atau kotiledon
a.
Monokotil : Satu buah keping biji saja
b.
Dikotil : Ada dua buah keping biji
e)
Kandungan akar dan batang
a.
Monokotil : Tidak terdapat kambium
b.
Dikotil : Ada kambium
f)
Jumlah kelopak bunga
a.
Monokotil : Umumnya adalah kelipatan tiga
b.
Dikotil : Biasanya kelipatan empat atau lima
g)
Pelindung akar dan batang lembaga
a.
Monokotil : Ditemukan batang lembaga / koleoptil dan
akar lembaga /keleorhiza.
b.
Dikotil : Tidak ada pelindung koleorhiza maupun
koleoptil.
h)
Pertumbuhan akar dan batang
a.
Monokotil : Tidak bisa tumbuh berkembang menjadi
membesar.
b.
Dikotil : Bisa tumbuh berkembang menjadi membesar.
3. Contoh
tumbuhan monokotil dan dikotil diantaranya :
a. Contoh
tumbuhan monokotil : Kelapa, Jagung, dan lain sebagainya.
b. Contoh
tumbuhan dikotil : Kacang tanah, Mangga, Rambutan, Belimbing, dan lain-lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar