Jumat, 03 Januari 2014
Puisiku
Kutulis untaian kata demi kata
Kurangkai bait demi bait
Dengan bahasa nan indah
Itulah puisi
Karya cengkok Melayu
Terdengar namaku
Sebagai sastrawan naik daun
Semua ku karyakan dengan
Pena, bak buah mangsi siap panen
Buku, bak lembaran kulit kayu pohon pinus
Imajinasi yang luas
Bak dunia ini seisinya
Pahlawan Emansipasi
Ku dengar, sebutan namamu
Ku tahu dari buku
Tertulis pengabdianmu
Ku tahu dari buku
Tertulis pengabdianmu
Pahlawan emansipasi
Raden Ajeng Kartini
Kau wanita suci bersanggul
Bagai sekuntum bunga melati
Derajat kaum puteri
Demi cita-cita tinggi
Kau puteri
Darah mengalir di tubuhmu
Keringat menggujur di keningmu
Jeritan dari mulutmu
Penuh dengan deraian air mata
Oh ... pahlawanku
Habis gelap terbitlah terang
Begitu menusuk jantungku
Menghujam dalam hatiku
Kuteruskan pengabdianmu
Langganan:
Komentar (Atom)